sinau-c/content/operators.md

11 KiB

---LESSON_INFO--- Learning Objectives:

  • Memahami berbagai jenis operator dalam bahasa C
  • Belajar menggunakan operator aritmatika, penugasan, perbandingan, dan logika
  • Mengenal operator bitwise dan operator khusus lainnya
  • Memahami urutan prioritas operator dalam ekspresi

Prerequisites:

  • Pemahaman tentang variabel dan tipe data
  • Pemahaman dasar tentang program C

---END_LESSON_INFO---

Operator dalam C

Operator dalam bahasa C adalah simbol-simbol khusus yang digunakan untuk melakukan operasi tertentu pada satu atau lebih operand (nilai atau variabel). Operator sangat penting dalam pemrograman karena mereka memungkinkan kita untuk melakukan perhitungan matematika, perbandingan, dan operasi logika.

Jenis-Jenis Operator dalam C

C menyediakan berbagai jenis operator:

  1. Operator Aritmatika - untuk operasi matematika
  2. Operator Penugasan - untuk menetapkan nilai ke variabel
  3. Operator Perbandingan - untuk membandingkan nilai
  4. Operator Logika - untuk operasi logika
  5. Operator Bitwise - untuk operasi pada bit
  6. Operator Lainnya - seperti increment/decrement, conditional, dll.

Operator Aritmatika

Operator aritmatika digunakan untuk operasi matematika dasar:

Operator Deskripsi Contoh
+ Penjumlahan a + b
- Pengurangan a - b
* Perkalian a * b
/ Pembagian a / b
% Modulo (sisa bagi) a % b
++ Increment (menaikkan nilai) a++ atau ++a
-- Decrement (menurunkan nilai) a-- atau --a

Contoh:

#include <stdio.h>

int main() {
    int a = 10, b = 3;

    printf("a + b = %d\\n", a + b);  // 13
    printf("a - b = %d\\n", a - b);  // 7
    printf("a * b = %d\\n", a * b);  // 30
    printf("a / b = %d\\n", a / b);  // 3 (pembagian integer)
    printf("a %% b = %d\\n", a % b); // 1 (sisa bagi)
    
    a++;  // a sekarang menjadi 11
    printf("a++ = %d\\n", a);        // 11
    
    b--;  // b sekarang menjadi 2
    printf("b-- = %d\\n", b);        // 2

    return 0;
}

Operator Penugasan

Operator penugasan digunakan untuk menetapkan nilai ke variabel:

Operator Contoh Sama Dengan Deskripsi
= x = 5 x = 5 Menetapkan nilai
+= x += 3 x = x + 3 Menambah dan menetapkan
-= x -= 3 x = x - 3 Mengurangi dan menetapkan
*= x *= 3 x = x * 3 Mengalikan dan menetapkan
/= x /= 3 x = x / 3 Membagi dan menetapkan
%= x %= 3 x = x % 3 Modulo dan menetapkan

Contoh:

#include <stdio.h>

int main() {
    int x = 10;
    printf("x awal: %d\\n", x);  // 10
    
    x += 5;  // Sama dengan x = x + 5
    printf("x += 5: %d\\n", x);  // 15
    
    x -= 3;  // Sama dengan x = x - 3
    printf("x -= 3: %d\\n", x);  // 12
    
    x *= 2;  // Sama dengan x = x * 2
    printf("x *= 2: %d\\n", x);  // 24
    
    return 0;
}

Operator Perbandingan

Operator perbandingan digunakan untuk membandingkan dua nilai dan mengembalikan nilai 1 (benar) atau 0 (salah):

Operator Deskripsi Contoh Hasil
== Sama dengan x == y 0 jika tidak sama, 1 jika sama
!= Tidak sama dengan x != y 1 jika tidak sama, 0 jika sama
> Lebih besar dari x > y 1 jika x lebih besar dari y
< Lebih kecil dari x < y 1 jika x lebih kecil dari y
>= Lebih besar atau sama dengan x >= y 1 jika x lebih besar atau sama
<= Lebih kecil atau sama dengan x <= y 1 jika x lebih kecil atau sama

Contoh:

#include <stdio.h>

int main() {
    int a = 5, b = 10;

    printf("a == b: %d\\n", a == b);  // 0 (salah)
    printf("a != b: %d\\n", a != b);  // 1 (benar)
    printf("a > b: %d\\n", a > b);    // 0 (salah)
    printf("a < b: %d\\n", a < b);    // 1 (benar)
    printf("a >= b: %d\\n", a >= b);  // 0 (salah)
    printf("a <= b: %d\\n", a <= b);  // 1 (benar)

    return 0;
}

Operator Logika

Operator logika digunakan untuk menentukan logika antara variabel atau nilai:

Operator Deskripsi Contoh Keterangan
&& Logical AND (x < 5) && (y > 10) Benar jika kedua kondisi benar
` ` Logical OR
! Logical NOT !(x == y) Membalikkan hasil (benar menjadi salah, salah menjadi benar)

Contoh:

#include <stdio.h>

int main() {
    int x = 5, y = 10;

    // AND: Benar jika kedua kondisi benar
    if (x > 0 && y > 0) {
        printf("Kedua angka positif\\n");  // Ditampilkan
    }

    // OR: Benar jika salah satu kondisi benar
    if (x > 10 || y > 5) {
        printf("Setidaknya satu angka lebih besar\\n");  // Ditampilkan
    }

    // NOT: Membalikkan kondisi
    if (!(x == y)) {
        printf("x tidak sama dengan y\\n");  // Ditampilkan
    }

    return 0;
}

Operator Bitwise

Operator bitwise bekerja pada bit dan melakukan operasi bit per bit:

Operator Nama Deskripsi
& AND Mengembalikan 1 jika kedua bit adalah 1
` ` OR
^ XOR Mengembalikan 1 jika kedua bit berbeda
~ NOT Membalikkan semua bit
<< Zero fill left shift Menggeser bit ke kiri dan mengisi dengan 0
>> Signed right shift Menggeser bit ke kanan dan mengisi dengan bit tanda

Contoh:

#include <stdio.h>

int main() {
    unsigned char a = 5;   // 00000101
    unsigned char b = 3;   // 00000011

    printf("a & b = %d\\n", a & b);  // 1 (00000001)
    printf("a | b = %d\\n", a | b);  // 7 (00000111)
    printf("a ^ b = %d\\n", a ^ b);  // 6 (00000110)
    printf("~a = %d\\n", ~a);        // 250 (11111010 dalam 8-bit)

    return 0;
}

Operator Lainnya

Beberapa operator penting lainnya:

Operator Increment/Decrement

int x = 5;
int y = ++x;  // Pre-increment: x ditambah dulu baru digunakan (x=6, y=6)
int z = x++;  // Post-increment: x digunakan dulu baru ditambah (x=7, z=6)

Operator Conditional (Ternary)

int a = 10, b = 20;
int max = (a > b) ? a : b;  // Jika a > b maka max = a, jika tidak max = b

Operator sizeof

int num;
printf("Ukuran int: %zu byte\\n", sizeof(num));  // Ukuran dalam byte

Operator Alamat (&) dan Pointer (*)

int x = 5;
int *ptr = &x;  // ptr menyimpan alamat dari x
printf("Nilai x: %d\\n", *ptr);  // Mengakses nilai melalui pointer

Urutan Prioritas Operator

Dalam ekspresi kompleks, operator memiliki urutan prioritas yang menentukan urutan evaluasi:

Kategori Operator Arah
Postfix () [] -> . ++ -- Kiri ke kanan
Unary + - ! ~ ++ -- (type)* & sizeof Kanan ke kiri
Multiplicative * / % Kiri ke kanan
Additive + - Kiri ke kanan
Shift << >> Kiri ke kanan
Relational < <= > >= Kiri ke kanan
Equality == != Kiri ke kanan
Bitwise AND & Kiri ke kanan
Bitwise XOR ^ Kiri ke kanan
Bitwise OR ` `
Logical AND && Kiri ke kanan
Logical OR `
Conditional ?: Kanan ke kiri
Assignment `= += -= *= /= %= &= ^= = <<= >>=`
Comma , Kiri ke kanan

Contoh:

#include <stdio.h>

int main() {
    int a = 5, b = 10, c = 3;
    int result;

    // Perkalian dilakukan dulu karena prioritas lebih tinggi
    result = a + b * c;  // Sama dengan a + (b * c) = 5 + 30 = 35
    printf("a + b * c = %d\\n", result);

    // Gunakan kurung untuk mengganti urutan prioritas
    result = (a + b) * c;  // Sama dengan (a + b) * c = 15 * 3 = 45
    printf("(a + b) * c = %d\\n", result);

    return 0;
}

Contoh Nyata Penggunaan Operator

Berikut adalah contoh penggunaan berbagai operator dalam situasi nyata:

#include <stdio.h>

int main() {
    int age = 20;
    int has_license = 1;
    int score = 85;
    int bonus = 10;

    // Menggunakan operator logika dan perbandingan
    if (age >= 18 && has_license) {
        printf("Anda bisa mengemudi\\n");
    }

    // Menggunakan operator aritmatika dan penugasan
    score += bonus;  // Menambahkan bonus ke skor
    printf("Skor akhir: %d\\n", score);

    // Menggunakan operator conditional
    char *status = (score >= 75) ? "Lulus" : "Tidak Lulus";
    printf("Status: %s\\n", status);

    // Menggunakan operator modulo untuk mengecek genap/ganjil
    if (score % 2 == 0) {
        printf("Skor adalah bilangan genap\\n");
    } else {
        printf("Skor adalah bilangan ganjil\\n");
    }

    return 0;
}

Tips:

  • Gunakan kurung untuk membuat ekspresi lebih jelas dan menghindari kesalahan karena urutan prioritas
  • Gunakan operator penugasan campuran (+=, -=, dll.) untuk membuat kode lebih ringkas
  • Pahami perbedaan antara pre dan post increment/decrement
  • Gunakan operator conditional untuk penugasan sederhana berdasarkan kondisi

Referensi:

---EXERCISE---

Latihan: Kalkulator Sederhana

Dalam latihan ini, Anda akan membuat program kalkulator sederhana yang menggunakan berbagai operator aritmatika.

Requirements:

  • Gunakan operator aritmatika (+, -, *, /, %) untuk melakukan perhitungan
  • Program harus dapat melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan modulo
  • Gunakan variabel untuk menyimpan angka dan hasil perhitungan
  • Tampilkan hasil perhitungan dengan format yang jelas

Expected Output:

Hasil penjumlahan: 15
Hasil pengurangan: 5
Hasil perkalian: 50
Hasil pembagian: 2
Sisa hasil bagi: 0

Try writing your solution in the code editor below!

---KEY_TEXT--- +

/ % printf ---END_KEY_TEXT---

---EXPECTED_OUTPUT--- Hasil penjumlahan: 15 Hasil pengurangan: 5 Hasil perkalian: 50 Hasil pembagian: 2 Sisa hasil bagi: 0 ---END_EXPECTED_OUTPUT---

---INITIAL_CODE--- #include <stdio.h>

int main() { int a = 10; int b = 5; int hasil;

// TODO: Gunakan operator aritmatika untuk melakukan perhitungan
// Simpan hasil dalam variabel dan cetak dengan format yang sesuai

return 0;

} ---END_INITIAL_CODE---

---SOLUTION_CODE--- #include <stdio.h>

int main() { int a = 10; int b = 5; int hasil;

// Penjumlahan
hasil = a + b;
printf("Hasil penjumlahan: %d\\n", hasil);

// Pengurangan
hasil = a - b;
printf("Hasil pengurangan: %d\\n", hasil);

// Perkalian
hasil = a * b;
printf("Hasil perkalian: %d\\n", hasil);

// Pembagian
hasil = a / b;
printf("Hasil pembagian: %d\\n", hasil);

// Modulo
hasil = a % b;
printf("Sisa hasil bagi: %d\\n", hasil);

return 0;

} ---END_SOLUTION_CODE---